Aktor Ancaman Menggunakan Film Black Widow Marvel Untuk Menyebarkan Malware

  • Whatsapp
Aktor Ancaman Menggunakan Film Black Widow Marvel Untuk Menyebarkan Malware

 

Film Marvel’s Black Widow akhirnya dirilis di bioskop dan platform streaming online setelah tertunda selama lebih dari setahun karena epidemi COVID-19. Sayangnya, bukan hanya penggemar Marvel Universe yang antusias, karena peluncuran film Black Widow telah memicu minat beberapa penipu dan peretas.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh perusahaan keamanan siber Kaspersky, aktor ancaman telah secara tidak sah memonetisasi minat dalam film yang akan datang selama berbulan-bulan.
Kaspersky memperingatkan malware bertema film Black Widow: Film ini dirilis pada 9 Juli di Inggris Raya, namun belum ditayangkan di banyak negara lain. Para peneliti telah menemukan unduhan malware yang menyamar sebagai film Black Widow baru yang sudah menyebar di internet.
Beberapa situs phishing bertema Black Widow berjalan, menurut perusahaan, dengan motif untuk mendapatkan kredensial pengguna. Salah satu situs web yang diperiksa oleh peneliti menjanjikan pemirsa pemutaran awal film sebagai imbalan untuk mendaftar di situs tersebut. Pengguna diminta untuk memberikan informasi kartu bank mereka selama prosedur pendaftaran untuk memvalidasi wilayah tempat tinggal mereka. Namun, mereka kemudian menemukan bahwa uang telah dipotong dari akun mereka dan mereka masih tidak mendapatkan akses ke film tersebut.
Menurut para ahli Kaspersky, telah terjadi peningkatan upaya untuk menginfeksi pengguna yang sangat menunggu rilis film baru. Mereka pertama kali melihat peningkatan upaya infeksi setelah pengumuman resmi film tersebut pada Mei 2020, kemudian di sekitar tanggal rilis awal November 2020, dan akhirnya pada Mei 2021.
Sejak tanggal rilis film dimundurkan ke Juli 2021, peretas telah mencoba memanfaatkan kesalahpahaman dengan menginfeksi 13 persen layanan streaming dan bahkan meluncurkan file film yang dapat diunduh.
Pakar keamanan Kaspersky Anton V. Ivanov menulis, “Saat ini, kami telah mengamati aktivitas penipuan intensif di sekitar Black Widow, yang rilisnya telah ditunggu-tunggu oleh penggemar di seluruh dunia sejak lama. Dalam kegembiraan mereka untuk menonton film yang telah lama ditunggu-tunggu, pemirsa menjadi tidak memperhatikan sumber yang mereka gunakan, dan inilah yang dimanfaatkan oleh para penipu.”
Tindakan Pencegahan:
Scammers tidak hanya menggunakan situs web phishing untuk menipu pengguna yang tidak bersalah, tetapi mereka juga mengarahkan file yang dapat dieksekusi yang disamarkan sebagai unduhan film. Agar tetap aman, hindari file yang memiliki ekstensi . EXE atau .MSI, karena file film umumnya memiliki ekstensi .MP4, .AVI, .MOV, .WMV, atau .M4P.
Selanjutnya, berikan perhatian khusus pada URL situs web yang Anda kunjungi untuk melihat atau mengunduh film. Scammers sering membuat modifikasi kecil pada domain atau nama film, jadi periksa kembali alamatnya untuk mengesampingkan aktivitas buruk.
Terakhir, gunakan perangkat lunak antimalware yang memiliki kemampuan pendeteksian situs phishing.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *