News.nextcloud.asia
Platform Keamanan Siber yang mencakup Berita Keamanan Siber harian, Berita Peretasan, Pembaruan Teknologi, dan tutorial Kali Linux. Misi kami adalah untuk menjaga komunitas tetap up to date dengan kejadian di Dunia Cyber.

Glucocheck mengukur kadar gula tanpa invasif dengan sensor seperti jam pintar

  • Whatsapp
Glucocheck mengukur kadar gula tanpa invasif dengan sensor seperti jam
Glucocheck mengukur kadar gula tanpa invasif dengan sensor seperti jam

Glucocheck mengukur kadar gula tanpa invasif dengan sensor seperti jam pintar

Terobosan sensor di jam pintar membawa lebih dekat dalam pemantauan glukosa darah pada perangkat.

Smartwatch generasi pertama hanya mengukur detak jantung.
Tidak lama ditambahkan catatan histori aktivitas secara umum, perhitungan kalori, langkah berjalan, lari dalam aktivitas.

Beberapa jam mulai dikembangkan untuk mengukur SpO2 sebagai standar.
Tentu perkembangan tersebut dari teknologi sensor di jam pintar.

Algoritma di jam pintar juga dapat memperhitungan masalah kelainan jantung, dan monitoring EKG.
Termasuk sistem alarm yang dapat mengirim informasi ke orang lain.

Terakhir teknologi jam pintar masuk ke teknologi pengukur tekanan darah.
Awalnya perkembangan cukup lambat dan kurang akurat. Teknologi dengan pompa micro di bawah jam memiliki akurasi lebih tepat.

Untuk mengukur kadar gula di jam pintar terlihat cukup baru, dan sedikit lebih lambat dalam penerapan pada tambahan di jam pintar.

Pemantauan glukosa darah disebut sebagai terobosan besar untuk perangkat wearable seperti Apple Watch. Namun belum terlihat pada perangkat di pasar massal dengan akurasi yang baik.

Sementara dari tim Kennesaw mengembangkan sistem sensor untuk mengukur gula darah.
Tim dari Universitas Kennesaw Georgia mengklaim mengembangkan sistem pengukuran kadar glukosa darah noninvasif atau tanpa mengunakan pemeriksaan tetes seperti perangkat pemeriksa glukosa.


Teknologi GlucoCheck Kennesaw mengunakan pendekatan mendasar yang sama dengan sensor analisis tingkat oksigen seperti mengukur SpO2.

GlucoCheck

Asst Profesor Maria Valero memimpin tim di belakang GlucoCheck universitas.

Sistem GlucoCheck dari memberikan akurasi 90% dalam analisa konsentrasi glukosa dalam sampel darah. Biosensor bekerja bersama-sama dengan aplikasi, dan tim sudah mengerjakan untuk teintegrasi dengan Alexa Amazon.

Sensor GlucoCheck menyinari kulit manusia, kemudian kamera menangkap dari sisi lain.
Tujuannya untuk mempelajari berbagai tingkat penyerapan cahaya yang mengalir di pembuluh danĀ  menentukan konsentrasi glukosa.

Tim telah mengajukan paten untuk teknologi tersebut dan sekarang mulai mengujinya pada lebih banyak tipe tubuh untuk mendiversifikasi data pengujian.

Langkah GlucoCheck, karena perangkat wearable yang tersedia secara komersial seperti yang dibuat oleh Fitbit atau Apple diketahui tidak seakurat membaca data dari orang-orang khususnya jenis kulit gelap.

Teknologi GlucoCheck nantinya dapat membantu penderita diabetes dan tidak perlu memeriksa kadar glukosa dengan menusuk jari untuk mengukur kadar gula.

Cerita dari tim Maria Valero, dia melihat ayahnya menderita diabetes dan menusuk jari untuk pemeriksaan.


Mengunakan dana universitas dan banyak percobaan. Tim akhirnya mengidentifikasi nilai tepat dengan akurasi 90%.
Percobaan dengan cahaya yang ditempelkan di telinga atau jari, dan camera kecil mengambil gambar di sisi lain.

Tim IT juga mengembangkan aplikasi yang dapat terhubung ke perangkat lain dibantu profesor teknologi informasis Hossain Shahriar. Dan rekan lain Katherine Ingram, profesor ilmu olahraga.

Teknologi lain pada perangkat jam pintar dalam memeriksa kadar gula bukan pertama kali dibuat.
Juli 2020, Samsung menampilkan jam pintar untuk pemeriksaan yang sama bermitra dari para ahli MIT.
Di tahun 2020 juga tampil sebuah smartwatch untuk mengukur glukosa, tapi tidak dapat melakukan hal lain.

Tahun 2021, perusahaan Jepang Quantum Operation memamerkan sebuah sensor dalam pameran CES 2021.
Dapat menganalisa dengan teknik yang sama.
Tapi tidak ada yang menjadi sebuah produk dalamĀ  perangkat jam pintar.

Perusahaan Rockley Photonics yang berbasis di Inggris juga bekerja untuk tujuan yang sama.
Tapi tidak mengunakan cahaya LED, tapi fokus cahaya laser.
CEO Rockley Dr. Andrew Rickman mengatakan, mengumpulkan data yang sangat banyak yang kami ekstrak termasuk mengukur, hidrasi, laktat, dan tekanan darah.

Apple disebutkan salah satu klien terbesar Rockley Photonics. Masuk ke sistem Apple Watch dalam waktu dekat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *