News.nextcloud.asia
Platform Keamanan Siber yang mencakup Berita Keamanan Siber harian, Berita Peretasan, Pembaruan Teknologi, dan tutorial Kali Linux. Misi kami adalah untuk menjaga komunitas tetap up to date dengan kejadian di Dunia Cyber.

Map of the universe Sloan teleskop setiap titik adalah galaksi data 15 tahun dibuat peta

  • Whatsapp
Map of the universe Sloan teleskop setiap titik adalah galaksi
Map of the universe Sloan teleskop setiap titik adalah galaksi

Map of the universe Sloan teleskop setiap titik adalah galaksi data 15 tahun dibuat peta

Astronom mengumpulkan data selama 15 tahun berdasarkan instrumen teleskop Sloan Digital Sky Survey.

Data yang terkumpul disatukan menjadi peta interaktif alam semesta yang dapat diamati. Seperti mengetahui benda benda yang dapat diamati oleh teleskop SDSS.

Peta itu mencakup kumpulan objek kosmik, sebagian adalah quasar biru bercahaya dan begitu banyak galaksi elips merah dimasukan dalam peta.

Ahli astrofisika di seluruh dunia telah menganalisis data ini selama bertahun-tahun, memberikan ribuan makalah ilmiah dan penemuan, kata Brice Ménard, astrofisikawan di Universitas Johns Hopkins dan pencipta peta, dalam rilis universitas.
Tapi tidak ada yang meluangkan waktu untuk membuat peta yang indah, akurat secara ilmiah, dan dapat diakses oleh yang bukan ilmuwan.
Mereka hanya memberikan penemuan galaksi dalam pengamatan, sedangkan koordinat keberadaan galaksi tidak pernah dibuat.

Tujuan kami di sini adalah untuk menunjukkan kepada semua orang seperti apa alam semesta sebenarnya.

Pengamatan dari teleskop yang berlokasi di New Mexico menangkap sekitar 200.000 galaksi.
Setiap galaksi berisikan miliaran bintang dan mungkin saja banyak dunia tak dikenal ada di satu galaksi.

Data mencakup lebih banyak objek, dalam rentang jarak tertentu mencapai 200.000 yang ditampilkan, tetapi jika para peneliti menunjukkan semuanya, peta tersebuit seperti lautan titik.
Tentu setiap titik adalah galaksi, dan data tersebut baru sebagian dari sudut langit yang diamati.

Sloan Galaxy Map


Mengapa diberi warna biru, kuning atau merah.
Disini bukan arah gerakan galaksi yang mendekat atau menjauh.
Merah menunjukan jarak dari galaksi yang lebih jauh, kuning adalah galaksi yang lebih dekat.
Dan biru dari setiap titik, mewakili beberapa galaksi yang dekat ke Bumi.
Uniknya, pada warna biru, terlihat beberapa puluh titik mengumpul. Seperti ada interaktif atau daya tarik-menarik.

Di tepi parabola terdapat gambar dalam bentuk bercak warna merah dan biru.
Bagian tersebut dinamai tepian galaksi, yang dapat diamati oleh manusia.
Dikenal dengan CMB

Disebut Cosmic Microwave Background, dimana bentuk gambar hanya didapat dari frekuensi yang ditangkap dengan teleskop radio.
Teknologi teleskop tidak belum mampu melihat / mengetahui benda yang ada dari batas 13,7 miliar tahun. Disana asal terjadinya teori Big Bang
Tidak ada yang tahu bagaimana bentuk benda melewati batas 13,7 miliar tahun dari Bumi, dan seperti apa disana sekarang

Cosmic Background

Posisi galaksi Bima Sakti tidak akan terlihat besar ketika dimasukan di dalam peta SDSS tersebut.
Hanya berupa satu pixel, sama seperti galaksi lain yang diamati.

Secara teori, data yang mendasari peta, di dalamnya juga termasuk lubang hitam
Tentu saja, lubang hitam sangat kuat secara gravitasi sehingga cahaya tidak dapat menghindarinya, sehingga tidak muncul sebagai sumber cahaya dari isi peta. Lubang hitam menjadi titik koordinat sumber adanya galaksi disana.

Pengamatan dari rentang 9 – 10 miliar tahun cahaya, galaksi yang terlihat akan sangat samar.
Tapi jejaknya adalah quasar ada di setiap ??inti galaksi dan terlihat sangat terang.
Data tersebut dimasukan dalam peta Map of The Universe, dan bentuknya dengan titik biru adalah galaksi di sekitar Bima Sakti, dan titik biru lain dimana galaksi lebih jauh.
Semakin jauh diberikan warna merah dengan mendekati tepian. Menjadi sebuah titik merah sumber quasar yang lebih jauh sebagai tanda dari adanya sebuah galaksi

Peta alam semesta pengamtan galaksi

Kami terbiasa melihat gambar astronomi dalam bentuk satu galaksi. Atau mungkin satu kumpulan galaksi. Membuat peta ini menjadi skala yang berbeda.

Walau peta alam semesta sudah dibuat, setiap koordinat dari peta tidak diberikan informasi atau nama galaksi yang diamati.
Setidaknya kita dapat melihat posisi dari Bumi dan melihat keluar. Melihat berapa banyak galaksi yang ada di dekat Bima Sakti dan terus mencapai jarak 12 miliar tahun cahaya dari Bumi.

Sudut yang diabadikan hanya sebagian kecil dari pengataman teleskop SDSS, kisaran sudut pandang 90 derajat, seperti penjelasan dalam video.

+ Mapoftheuniverse.net

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *